Tradisi Sedekah Laut Cilacap

klikcilacap – Tradisi sedekah laut cilacap ini sudah berlangsung sejak lama, yakni sejak zaman pemerintahan bupati cilcao yang ketiga. Beliau memerintahkan nelayan sesepuh pandan arang bernama ki arsa menawi untuk melarung sesajen kea rah laut selatan pada hari jumat kliwon. Ritual semacam itu sudah dilakukan sejak tahun 1983 sampai sekarang hingga diangkat menjadi wisata.

Proses sedekah laut tersebut dilakukan sesuai dengan urutan sedia kala, yakni diawali dengan tari-tarian di pendopo wijaya kusuma sakti, baru kemudian proses pelarungan sesajen itu akan dilakukan. Dalam tata caranya, raden tumenggung tjakradewa diperankan oleh sang bupati yang menjabat pada periode tersebut. Bupati kemudian memangil nelayan untuk melarung jolen yang berisikan kepala kerbau.

Tidak hanya kepala kerbau saja, namun juga tumpeng dan aneka macam jajanan pasar. Semua itu kemudian di larung ke laut selatan. Jumlah tandu joleng yang dilarung harus berjumlah 9 buah, satu dari pemerintah kabupaten cilacap dan yang delapan berasal dari nelayan dan masyarakat setempat. Hal itu menjadi daya Tarik wisata yang hanya terjadi selama satu tahun sekali.

Sedekah Laut Sebagai Wujud Syukur

Sedekah laut cilacap ini merupakan wujud bentuk syukur atas hasil bumi dan tangkapan ikan yang diperoleh oleh nelayan selama satu tahun. Tiap tahun pula, iring-iringan sedekah laut tersebut selalu dipadati oleh pengunjung, baik dari Cilacap sendiri maupun luar cilacap. Tak hanya hendak melihat pelarungan jolen saja, namun juga melihat berbagai macam kesenian tradisional yang ada.

Advertisement

Sepanjang jalan dalam pengangkutan jolen tersebut, ada banyak sekali iringan keudayaan jawa seperti tari-tarian dan berbagai macam hal lainnya. Jolen-jolen tersebut di arak dan diangkut menuju pantai teluk penyu yang merupaka pantai terdekat dari pusat kota Cilacap. Uniknya jolen tersebut diangkut menggunakan kereta kuda yang sudah dihias sebelumnya.

Prosesi pelarungan jolen sendir tidak serta merta dilarung begitu saja, namun dengan dinaikkan kapal atau perahu nelayan untuk dibawa ke tengah laut. Baru jolen kemudian dilempar atau dihanyutkan ke laut. Acara yang sudah merupakan acara tahunan ini selalu ramai dipadati oleh penduduk. Antusiasme yang sangat tinggi selalu terjadi dari tahun ke tahun.

Bagi Anda yang ingin melihat acara sedekah laut ini, pastikan Anda mengetahui secara pasti terlebih dahulu kapan acara tersebut dilakukan. Selanjutnya Anda tinggal mengatur jadwal keberangkatan Anda ke Cilacap. Di Kota yang memakai aksen logat ngapak tersebut, Anda bisa menyewa penginapan dengan harga yang murah.

Ada banyak sekali penginapan di cilacap yang memiliki harga murah dan memiliki fasilitas yang menarik. Bahkan ada banyak sekali hotel yang memasang tariff kurang dari 100 ribu per malam. Anda tinggal memesannya saja jauh-jauh hari sebelum kehabisan. Pada hari libur dan sedekah laut hotel-hotel di Cilacap banyak yang penuh.

Budaya sedekah laut ini tidak akan pernah ditinggalkan meski kemajuan zaman semakin canggih saja dan semakin maju. Laut dan orang Cilacap tidak bisa dipisahkan karena memang laut tersebut adalah mata pencaharian utama para nelayan. Sembari jalan-jalan ke Cilacap, Anda bisa membeli aneka macam olahan ikan dari para nelayan langsung.

Sedekah laut cilacap bisa menjadi objek fotografi yang bagus pula bagi Anda penyuka foto. Akan ada banyak sekali objek gambar yang bisa diambil dari prosesi acara sedekah laut tersebut. Bagaimana Anda tertarik ke Cilacap untuk melihat sedekah laut ini?

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*