Wisata Hutan Payau Cilacap yang Terlupakan

klikcilacap – Mendengar nama hutan pasti yang terlintas adalah kesejukan dan kesegaran alami. Di cilacap sendiri ada yang namanya hutan kemit, namun ada lagi hutan yang terlupakan yakni wisata hutan payau cilacap atau biasa disebut dengan hutan payau saja. Hutan payau ini adalah nama lain dari hutan mangrove atau bakau. Wisata ini tergolong sangat popular semenjak banyak diketahui oleh orang banyak.

Jaman dulu lautnya masih bersih, airnya masih sangat banyak dan melimpah, bakaunya pun rimbun dan teduh. Ada jembatan kayu yang akan menopang tubuh Anda untuk dapat berkeliling hutan bakau tersebut. Jembatan kayu tersebut lumayan panjang yakni 200 sampai dengan 300 meter. Jembatan tersebut sekaligus menjadi jalan utama untuk mengelilingi hutan bakau yang memiliki tanah lumpur.

Namun sayangnya keadaan hutan payau tersebut sangat mengenaskan dan mengkhawatirkan. Bakaunya sudah tidak terawatt speerti dahulu lagi. Airnya sudah mongering dan surut. Akan terlihat hanya lumpur saja bila air benar-benar mongering. Namun meskipun begitu, tidak ada salahnya bagi kita untuk mengunjungi yang namanya hutan payau tersebut, wisata ini juga terbilang masih murah.

Dengan sering datang berkunjung barangkali dinas pariwisata akan memperbaiki keadaan hutan menjadi lebih baik. Berwisata sejatinya tidak hanya hura-hura saja, namun juga membuat kepekaan menjadi lebih menaik dan menajam. Jangan hanya tertarik dengan lokasi wisata hanya dari tampilan luarnya saja, hanya dari keramaian dan kebagusan yang ditawarkan saja. Cobalah sesekali datang ke hutan payau ini.

Advertisement

Hutan Payau Berbenah

Pihak pengelola wisata hutan payau Cilacap tersebut sepertinya sedang berusah berbenah menjadi lebih baik lagi. Terbukti dengan berbagai macam upaya perbaikan, salah satunya dengan memperbanyak jembatan dan memperbanyak gazebo untuk berteduh. Saat ini juga sudah ada wahana jarring mesra yang dibuat menjalin antar pohon dengan panjang sekiar 50 meter.

Ada pula dibangun dermaga cinta sebagai spot berfoto, bagi yang suka berfoto juga telah disediakan menara selfi. Ada perahu bagi yang ingin mengelilingi anak sungai. Tentu saja perahu itu hanya bisa berjalan ketika sungai tersebut ada airnya. Hutan payau sudah berbenah dan kini sudah menjadi semakin baik lagi. Membawa serta keluarga dan juga orang tersayang sangta cocok di hutan payau.

Hutan mangrove ini letaknya ada di sekitar 4 kilometer dari pusat kota Cilacap. Cukup dekat, letak tepatnya ada di desa tritih kulon kecamatan cilacap, persis di sebelah utara kabupaten cilacap. Akses untuk menuju ke sana sangat mudah, bisa menggunakan motor atau mobil. Jalanan pun cukup mulus dan  bagus. Mengendarai kendaraan umum pun bisa meskipun sangat jarang sekali saat ini.

Anda tak perlu khawatir akan kelaparan apabila berkunjung ke hutan mangrove tersebut. Seperti halnya kebanyakan lokasi wisata yang lain, maka penjaja makanan pun juga sangat banyak. Tersedia warung makan yang menjual makana ringan seprerti mie instan dan minuman ringan. Tak ketinggalan pula makanan khas cilacap seperti tempe mendoan dan lain-lain juga ada di tempat tersebut.

Secara keseluruhan wisata hutan payau cilacap ini bukanlah rekomendasi yang buruk untuk dijelajahi dan disinggahi. Akhir pekan adalah hari yang cocok untuk berlibur dan menghibur diri dengan datang ke hutan payau ini. Anda tertarik dan ingin mengunjungi hutan ini? Tentunya tidak asyik apabila hanya mengunjunginya sendirian. Lebih asyik beramai-ramai bersama keluarga, teman dan juga orang tersayang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*